Dorong Gerakan Zakat Jadi Kekuatan Ekonomi Umat, Pemkab Luwu Timur dan Baznas Teken MoU

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Luwu Timur. (hms)

MALILI, TEKAPE.co – Peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97 Tingkat Kabupaten Luwu Timur di Lapangan Pendidikan Malili, Selasa (28/10/2025), tidak hanya menjadi ajang refleksi semangat kebangsaan, tetapi juga momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan lembaga filantropi.

Dalam rangkaian kegiatan upacara tersebut, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Kerja sama ini bertujuan memperkuat gerakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendorong pemberdayaan umat dan pengentasan kemiskinan di daerah.

Bupati Luwu Timur, Ir H Irwan Bachri Syam ST IPM, yang hadir langsung menandatangani MoU tersebut, menegaskan bahwa zakat bukan hanya ibadah sosial, melainkan juga potensi besar dalam memperkuat ekonomi masyarakat.

“Kerja sama ini adalah bentuk nyata dari semangat ‘Pemuda Bergerak, Indonesia Bersatu’. Kita bergerak bersama antara pemerintah dan Baznas untuk menguatkan solidaritas sosial dan kemandirian ekonomi umat,” ujar Irwan dalam sambutannya.

Menurut Bupati Irwan, sinergi dengan Baznas akan membantu pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan program sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi instrumen pembangunan. Dengan pengelolaan yang profesional dan transparan, ZIS dapat menjadi energi sosial yang luar biasa untuk menekan angka kemiskinan dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Kerja sama tersebut juga menjadi salah satu kegiatan prioritas yang dirangkaikan dalam peringatan HSP ke-97, bersama sejumlah agenda lain seperti penyerahan SK CPNS dan PPPK, SK pensiun ASN, santunan BPJS Ketenagakerjaan, serta pelepasan peserta perkemahan Pramuka.

Bupati Irwan menegaskan, kolaborasi lintas lembaga adalah kunci keberhasilan pembangunan daerah.

“Hari ini, kita buktikan bahwa semangat gotong royong tidak berhenti di upacara. MoU dengan Baznas adalah simbol langkah nyata bahwa pemerintah dan masyarakat bisa berjalan bersama dalam mengatasi persoalan sosial,” tambahnya.

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan Forkopimda, pimpinan OPD, unsur DPRD, ASN, serta perwakilan organisasi kepemudaan yang turut menghadiri upacara Sumpah Pemuda di Malili.

Melalui kerja sama ini, diharapkan program-program pemberdayaan berbasis zakat dapat menjangkau lapisan masyarakat lebih luas, serta memperkuat solidaritas sosial di Luwu Timur.

“Mari kita jadikan semangat Sumpah Pemuda ini sebagai energi untuk memperkuat kepedulian dan kemandirian ekonomi umat. Dengan bergerak bersama, insya Allah Luwu Timur akan semakin maju dan sejahtera,” tutup Bupati Irwan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *