PALOPO, TEKAPE.co – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palopo, mencatat lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) selama musim hujan yang melanda wilayah tersebut dalam beberapa pekan terakhir.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo, Irsan Anugrah, mengungkapkan bahwa sejak tiga bulan terakhir, jumlah kasus DBD di Palopo terus meningkat.
Hingga Rabu (25/6/2025), tercatat sebanyak 78 kasus DBD telah ditemukan di berbagai wilayah kota.
“Kasus DBD terbanyak tercatat di Kelurahan Pajalesang. Baru-baru ini juga muncul kasus di wilayah kerja Puskesmas Benteng,” kata Irsan kepada wartawan di Kantor Wali Kota Palopo.
Pasien DBD saat ini menjalani perawatan intensif di berbagai fasilitas kesehatan di Kota Palopo.
Irsan memastikan bahwa seluruh puskesmas dan rumah sakit di Palopo dalam kondisi siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat terdampak DBD.
Penyebab Lonjakan Kasus DBD Saat Musim Hujan
Menurut Irsan, peningkatan kasus DBD sangat berkaitan dengan kondisi lingkungan saat musim hujan.
“Musim hujan memicu banyak genangan air, tempat ideal bagi nyamuk Aedes aegypti untuk berkembang biak. Genangan air bersih yang tidak terserap tanah menjadi sarang utama nyamuk penyebab DBD,” jelasnya.
Sebagai langkah cepat untuk memutus rantai penularan, Dinkes Palopo melakukan upaya pengasapan atau fogging di sejumlah titik rawan.
Fogging dilakukan untuk membunuh nyamuk dewasa agar siklus hidup nyamuk DBD terputus.
“Fogging ini efektif membunuh nyamuk dewasa dan mempercepat pemutusan penularan penyakit demam berdarah,” tegas Irsan.
Warga Palopo turut menyambut baik upaya fogging yang dilakukan oleh pemerintah. Salah seorang warga, Caca, mengungkapkan rasa syukurnya setelah dilakukan penyemprotan di lingkungannya.
“Belakangan memang banyak nyamuk karena musim hujan. Tapi alhamdulillah tadi ada fogging di sekitar rumah saya,” ujarnya.
Dinkes Palopo juga mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sebagai langkah pencegahan DBD.
Irsan mengajak warga menerapkan gerakan 3M:
Menguras tempat penampungan air
Menutup rapat wadah air
Menimbun barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk
“Kami harap masyarakat bisa berperan aktif dalam pencegahan DBD dengan menjaga lingkungan dan melakukan 3M secara rutin,” pungkas Irsan.
Peningkatan Kasus DBD Jadi Perhatian Serius
Dengan meningkatnya jumlah kasus DBD di Palopo selama musim hujan, pemerintah kota melalui Dinkes terus melakukan monitoring ketat, edukasi masyarakat, dan tindakan lapangan agar wabah tidak meluas.(*)










